Donasi Visual: Workshop Gambar Dan Mewarnai Untuk Anak TK-SD
Warga Surup bersama Rumah Rupa (kelompok edukasi menggambar untuk anak-anak berbasis lingkungan) mengajak anak-anak untuk beribadah visual—menanamkan kepedulian sejak dini melalui seni dalam kegiatan bertajuk “Donasi Visual”. Sebuah workshop menggambar dan mewarnai untuk anak-anak tingkat TK hingga SD. Kegiatan ini menggabungkan edukasi seni visual dengan aksi kemanusiaan.
Workshop ini dibuka untuk umum dengan biaya pendaftaran yang terjangkau, mulai dari Rp10.000 hingga seikhlasnya. Seluruh dana yang terkumpul dari biaya pendaftaran peserta akan didonasikan sepenuhnya melalui relawan se Pasuruan Raya kepada masyarakat korban bencana di Sumatra.

Kegiatan pada Minggu 21 Desember 2025 yang bertempat di Café Wicaksana ini dirancang tidak hanya sebagai sarana belajar dan menyalurkan kreativitas anak-anak, tetapi juga sebagai media edukasi sejak dini tentang pentingnya empati dan kepedulian sosial. Dalam workshop yang berjalan sekitar 3 jam mulai 08:00, peserta diajak untuk menggambar dan mewarnai dengan bimbingan fasilitator, menggunakan tema-tema yang ceria dan ramah anak. Mengenalkan gambar hewan dan hutan gundul akibat penebangan.

Melalui surup sebagai penggagas kegiatan bersama rumah rupa menyampaikan bahwa “kegiatan donasi hanya meminta sumbangan seperti pada umumya. Namun kita menawarkan hal berbeda meski sama-sama meminta sumbangan, yaitu dengan memberikan edukasi melalui seni dan mangajak anak-anak untuk berkarya. Karyanya bisa dibawa pulang masing-masing”. Menurutnya seni dapat menjadi jembatan yang efektif untuk mengajarkan nilai kemanusiaan. “Melalui Donasi Visual, kami ingin mengajak anak-anak belajar berbagi dengan cara yang menyenangkan dan sesuai dengan dunia mereka,” Ungkapan salah satu fasilitator kegiatan.

Meski sederhana kegiatan ini memberikan pengalaman kreatif. Kegiatan ini juga mendapat sambutan positif dari para orang tua. Mereka menilai Donasi Visual sebagai kegiatan yang bermanfaat karena menggabungkan pembelajaran, hiburan, dan aksi sosial dalam kegiatan yang santai. Ditengah gempuran dimana orang tua anak-anak pamer prestasi lomba, pamer nilai raport, gejolak anak-anak yang tidak memiliki Ayah untuk mengambil raport ke sekolah, ratusan anak yang memilih tempat liburan dengan ratusan anak yang masih hanyut bandang, beginilah sederhana yang mampu kami lakukan disini. Semoga aksi kecil ini akan menjadi besar dengan banyak pihak yang turut peduli untuk meringankan beban korban bencana. Terima kasih telah bergabung, berkarya, berbagi saling peduli.
Selagi dunia masih berputar dan nafas masih berhembus.
Maka berusahalah menjadi pribadi yang bermanfaat untuk orang lain dan alam sekitarnya.
Semoga dari giat ini bisa menjadi pemicu peduli terhadap sesama dg cara yang kita sukai.