BENGKELBUDAYAGAYANAMPANGRUPASOSIAL

Aksi Street Art Kota Pasuruan: Ngabuburit dilorong jalan

Oleh : Teguh Samudra*

Senja perlahan merayap, membawa bersamanya kesejukan khas bulan Ramadan di Kota Pasuruan. Namun, ada kehangatan lain yang mulai terasa, bukan dari hidangan berbuka, melainkan dari semangat kolaborasi yang membara di antara para seniman jalanan. Sore ini (Rabu, 26 maret 2025), sekitar enam pemuda bergerombol, bukan sekadar menunggu adzan Maghrib, melainkan sebuah perayaan kreativitas yang bertajuk “Ngabuburit Jamming Graffiti: Merajut Silaturahmi, Mengukir Eksistensi.

Situasi proses graffiti di lorong jalan Doropayung Kota Pasuruan, (Dok: Teguh, S)

Disepanjang dinding lorong jalan toll Doropayung kota pasuruan, para seniman graffiti Pasuruan Esthetic Color (Pacol) dan New Wall Order berkolaborasi bukan untuk berkompetisi, melainkan untuk saling berbagi ide, teknik, dan yang terpenting, mempererat tali persaudaraan. Bertujuan untuk memperindah fasilitas umum (jalanan lorong) yang terkesan menakutkan, rawan, kini bisa tampah indah berseri-seri. Kanvas mereka bukanlah kertas atau galeri mewah, melainkan dinding-dinding kota yang menjadi saksi bisu kreativitas yang tak terbatas. Merangkai huruf demi huruf menjadi kata, memadukan warna demi warna sebagai identitas seni jalanan yang ternyata jauh dari anarki. Tidak seperti rumor yang beredar kebanyakan. Bahkan mereka secara mandiri mengakomodir untuk bisa berkarya bersama menawarkan perdamaian.

Proses berkarya, (Dok. Teguh S)

Setiap goresan cat adalah jejak ekspresi, setiap warna adalah representasi jiwa seni yang bebas. Dari karakter-karakter unik, tipografi dinamis, hingga abstraksi penuh makna, semuanya berpadu menciptakan sebuah galeri jalanan yang spontan dan memukau.
Harapannya, seniman jalanan meski dari lintas generasi tetap mendapat tempat dan perhatian dari semua pihak. Marilah kita jadikan perbedaan dari semua jenis, kalangan bidang, dirangkai indah untuk saling bersinergi melalui karya.

*Teguh Samudra adalah seorang guru sekaligus pegiat seni muda graffiti dan teater asli Kota Pasuruan

Teguh Samudera
Pendidik dan pegiat seni pertunjukan | + posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *