Lembayung Kalbu: Wadah Ekspresi Seni Siswa SMAN 1Pasuruan
Oleh : Apik Wicaksono*, Daffa Medika Rayhanraja
Apakah mungkin wadah mengeskpresikan diri pada seni masih ada hingga saat ini? Pertanyaan tersebut mendasari terlaksananya “Lembayung Kalbu” yang bertempat di SMA Negeri 1 Pasuruan. Lembayung mendeskripsikan warna ungu sedikit jingga yang biasanya muncul saat matahari terbenam. Kalbu berarti perasaan atau batin di dalam hati. Sehingga, Lembayung Kalbu bisa diartikan perasaan yang tenang seperti waktu senja.
Pelaksanaan Pameran Lembayung Kalbu
Pameran Lembayung Kalbu memberikan kesempatan kepada apresiator seni berupa banyak fasilitas, mulai dari booth makanan, pameran, photobooth, bahkan penampilan panggung. Pada hari pertama, Pameran Lembayung Kalbu menampilkan Asmarani dan Uno One Dance dari SMAN 1 Pasuruan sebagai bintang tamu. Dihari kedua, Pameran Lembayung Kalbu menampilkan band “Trilogic” juga sebagai bintang tamu.

Dewasa ini, akademik menggeser kemampuan seni dan bentuk ekspresi seni. Lembayung Kalbu merupakan pameran yang menjadi kesempatan, sekaligus wadah siswa SMAN 1 Pasuruan dapat mengembangkan sikap apresiasi seni dan mengekspresikan kemampuan seni, baik membentuk karya lukisan, sekaligus karya 3D berbahan DAS Air Dry Clay.
Testimoni dan pengalaman yang didapat apresiator seni tak hanya seputar itu. Hal tersebut disebabkan Lembayung Kalbu memberikan kesempatan apresiator seni dalam mengamati tari seni tradisional dan tari seni modern pada hari pertama pelaksanannya. Penonton diberikan kesempatan mengamati karya 2D dan 3D oleh siswa/i SMAN 1 Pasuruan.
Seputar seni pun disinggung oleh Apik Wicaksono, selaku Pembina Kepanitiaan Creative Team, yang menyebut bahwasanya di tengah aktivitas akademik di SMAN 1 Pasuruan, perlu adanya pengembangan sikap dan karakter apresiasi seni lantaran tak jarang siswa/i SMAN 1 Pasuruan tak dapat mengekspresikan kemampuan seni mereka saat ini.

Dampak Positif Pameran Lembayung Kalbu
Menurut Apik Wicaksono, ”seni adalah bentuk ekspresi dan kreativitas seni juga sebagai bentuk terapi psikologis dengan mengarahkan potensi kreativitas dan psikologis pada diri sisw/i agar bisa berkarya dengan tema bentuk imaji yang dinamis dan bentuk karya yang baik juga indah, tak hanya sekedar bentuk dari ekspresi diri bagi mereka”.
Bagaimana manfaat lain Lembayung Kalbu? Pelaksanaan pameran yang dilaksanakan oleh kepanitiaan Creative Team dan perwakilan kelas X dan XI memberikan banyak manfaat lain, salah satunya menjadi wadah kesempatan para seniman di Kota Pasuruan saling bertemu dan mengapresiasi karya seni yang dihasilkan siswa/i SMAN 1 Pasuruan.
Harapannya, Lembayung Kalbu tersebut diikuti pameran lain yang turut menjadi wadah dalam mengapresiasi dan mengekspresikan seni. Apik Wicaksono kembali berharap, kegiatan Lembayung Kalbu mampu menjadi penyeimbang mentalitas dan psikologis siswa agar tetap bersemangat dalam melaksanakan tanggung jawabnya sebagai pelajar.
Narasumber :
Citra Ramadhani Putri Widjaja
Feby Tyas Dhia Tsabitha
Cantika Aprilia Jelita
Mohammad Diandra Listyo Fitransyah Putra
*Guru seni di SMAN 1 Pasuruan