GAYASASTRA

Aspirasi Warga Surup

Oleh: Masloem*

Warga Surup adalah Penghuni Senja

Mereka telah hafal dengan segala rupa kata-kata

Entah dalam terik duka maupun rintik bahagia

Raut wajahnya dapat engkau saksikan kapan saja

Derap jiwa yang telah sekian lama melangkah

Merindukan senyum tersungging sumringah

Dipendam dalam-dalam segala gundah

Mewariskan kisah bahagia pada anak-cucu dengan kemasan indah

Rentetan duka tak sedikitpun menjadikan niat beringsut

Sebab sarapan pagi setiap hari memanggil setiap nama

Masing-masing penghuni serentak setor muka imut

Demi sesuap nasi yang tak begitu saja menjelma

Mungkin…bagimu ini peristiwa biasa saja

Ya, sebagaimana engkau selama ini tak pernah iba

Pada setiap perasaan yang engkau temui di sudut kota

Mereka mengemis pada sesama kaum papa

Entah, ini cita-cita semua orang yang ingin menjadi kaya

Atau sekedar isapan jempol dari penguasa

Yang digambarkan penuh asa dan begitu mempesona

Seperti mentari pagi menyebarkan sinarnya ke dunia

Harapan-harapan begitu mudah dilangitkan

Oleh mereka yang mengaku beriman

Sembari terus mengumpulkan pundi-pundi keemasan

Berlindung busana glamour khas warga metropolitan

Keinginan kami cukup sederhana…

Meski yang mampu makan di sana kebanyakan orang berpunya

Silahkan tindak tandukmu berkecimpung dalam banyak warna

Asal jangan kau usik keharmonisan kami saat berada dirumahnya

Bukan dengan segala atribut engkau lantas mengajak kami ribut

Bukan karena alasan berebut makan engkau lantas menjadikan kami umpan

Bukan karena kami takut sehingga memilih diam tak menyahut

Bukan dengan kekerasan yang menjadikan kami tunduk tak melawan

Perjalanan hidup telah mengajari banyak…

Bagaimana kisah dapat ditulis menggunakan tinta emas dengan duduk bersama

Engkau tidak pernah tahu atau tak mau tahu, kisanak…

Bahwa kesejahteraan umat manusia bukan sekedar kalimat seumpama

Kami, para warga bergandengan tangan dalam budaya

Budaya adiluhung yang tak hanya iba ketika rintik gerimis mengucur di kelopak mata

Sebab, kami tahu kebersamaan adalah tentang setia

Menjamin tak ada air mata kecuali sembab bahagia

Pasuruan, 250524
*Pemerhati sosial, kebijakan, dan layanan publik. Tapi lebih sering merhatiin senja yang ada kamunya

Masloem
+ posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *