Pelatihan Menulis Scopus untuk Anak TK Se-Kota Pasuruan
Pasuruan. Sabtu (15/2) Sebuah acara unik dan menarik digelar di Kota Pasuruan, yaitu Pelatihan Menulis Scopus tingkat Taman Kanak-Kanak (TK). Acara ini diinisiasi oleh Surup.co dan difasilitasi oleh Dinas Pendidikan Kota Pasuruan dengan tujuan menanamkan kecintaan terhadap literasi berbasis seni rupa (menggambar) sejak usia dini.
Bertempat di Gedung Kesenian kota Pasuruan, kegiatan yang dimulai pukul 08:00 ini dihadiri oleh ratusan siswa TK beserta para pendamping dan guru. Dengan suasana yang penuh semangat, anak-anak diberikan kesempatan untuk mengekspresikan kreativitas mereka dalam menulis dengan tingkat perkembangan mereka.
Asisten 1 Pemkot Pasuruan Drs. Yanuar Afriyansyah dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kegiatan biasa, tetapi juga bagian dari upaya membangun budaya literasi yang kuat sejak dini. “Kami ingin anak-anak terbiasa menulis, bercerita, dan mengekspresikan gagasan mereka dengan cara yang menyenangkan,” ujarnya. Lomba ini juga merupakan rangkaian perayaan hari jadi Kota Pasuruan ke 339 tahun dengan tema “Bergerak dengan Hati, Membangun Kota Pasuruan yang Berkelanjutan”. Selain itu, terdapat juga kegiatan lomba melukis untuk tingkat SD-SMP sekota Pasuruan.
Pihak Surup.co selaku inisiator acara ini juga menekankan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal untuk memperkenalkan dunia literasi akademik secara menyenangkan. Meskipun istilah “Scopus” lebih dikenal dalam dunia akademik, kegiatan ini dikemas dengan cara yang menyenangkan agar anak-anak dapat menikmati proses belajar menulis sejak dini. Pendampingan ekstra menulis Scopus ini oleh Kak Zuhkhriyan Zakaria dan Kak Yudha Prihantanto.

Acara ini disambut dengan antusias oleh para peserta dan orang tua. “Kami sangat senang anak-anak diberi wadah untuk menulis dan menghiasnya, serta menyalurkan kreativitas mereka. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan setiap tahun,” ujar salah satu orang tua peserta.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan minat baca dan menulis anak-anak semakin berkembang, sehingga ke depannya mereka lebih siap menghadapi tantangan akademik di jenjang pendidikan berikutnya.